macam -macam syndrome dengan nama tokoh kartun Walt Disney

* Macam-macam Syndrome dengan nama Tokoh kartun Walt Disney
 
Macam Macam Syndrome dengan nama tokoh kartun Walt Disney
 

 Peterpan Syndrome

 
 
Tentang Peter pan :

Peter Pan adalah seorang tokoh dalam cerita yang ditulis JM Barrie (1860-1937). Peter Pan digambarkan sebagai karakter bocah lelaki nakal yang bisa terbang dan secara magis menolak menjadi dewasa.
 
Watak Peter Pan yang serba kekanak-kanakan ini oleh Dan Kiley (1983) dijadikan sebuah “penyakit” psikologis, yang disebut sindrom Peter Pan. Sindrom Peter Pan ditujukan untuk orang dewasa yang secara sosial tidak menunjukkan kematangan. Sindrom ini lazim diderita kaum lelaki yang secara psikologis, seksual, dan sosial menunjukkan perilaku yang keluar dari pengasuhan.
 
ciri-ciri :
- tidak sudi / cenderung tidak bertanggung jawab
- suka melawan
- sulit berkomitmen
- manja
- tidak suka bekerja keras
- pemarah (mudah marah jika keinginannya tak terpenuhi), suka mengamuk
- cinta diri sendiri secara berlebihan (narsis)
- mengalami ketergantungan pada orang lain / dependency (bahkan hingga hal-hal yang kecil)
- senang memanipulasi (manipulativeness), jago ‘bicara’ untuk membuktikan bahwa dia yang benar
- memiliki keyakinan yang melampaui hukum-hukum dan norma masyarakat.
- enggan untuk hidup sendiri dan selalu merasa sendiri (??)
- tidak berani mengambil keputusan dan menanggung resiko
- mudah sakit hati
- tidak bisa menerima kritikan
- kurang percaya diri
- menolak berhubungan dengan lawan jenis
- pemberontak
 
Penyebab :
Salah satu penyebab munculnya sindrom ini adalah akibat pola asuh yang tidak sengaja salah semasa kanak kanak. Misalnya kalau anak melakukan kesalahan, orang tua selalu membelanya. Orang tua terlalu melindungi anaknya, selalu turun tangan dalam setiap masalah anaknya, terlalu menuruti permintaan anak. Akibatnya meski sudah dewasa tetap saja seperti anak anak. Hal ini bisa difahami, karena kepribadian seorang anak, 80% dipengaruhi oleh lingkungannya (lingkungan terdekat seorang anak adalah kedua orang tuanya), dan hanya 20% dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik).

Seorang laki-laki yang mengalami sindrom Peter Pan, sangat membutuhkan seorang istri yang bersifat seperti ibunya. Layaknya seorang ibu yang akan menyayangi, melindungi dan melayani anaknya. Jika ia tidak mendapatkan sosok istri yang seperti itu, ia akan sangat mudah untuk membanding-bandingkan istrinya, dan merasa istrinya tidak bisa mengurusinya sebagai suami, dan ia akan sering kali ‘pulang’ dan bermanja-manja kepada ibunya

Cara mengatasi :

• Laki-laki yang mengalami sindrom peter pan tidak akan mengalami kesulitan dalam pernikahannya, jika mendapatkan istri dengan karakter keibuan.
• Untuk istri-istri yang jadi ibu bagi peter pan harus memahami mengapa suaminya bersifat kekanak-kanakan, harus mau berkorban dan ‘tega’ untuk membentuk kembali jiwa kemandiriannya.
• Bagaimana menghilangkan ‘penyakit psikologis’ tersebut ?
- Harus ada keinginan dalam diri sendiri untuk berubah
– Lingkungan harus mendukung
– Terapi

. Cinderella Complex
 
 
 
Tentang Cinderella :
Cinderella semasa kecilnya hidup bahagia bersama ayah dan ibunya. Kehidupannya berubah karena ibu kandungnya meninggal dan ayahnya menikah dengan wanita lain. Setelah itu kehidupan Cinderella menjadi sangat tidak bahagia. Karena ibu dan 2 saudara tirinya sangat membenci Cinderella. Kehidupan cinderella menjadi sangat pahit, menyebabkan ia merindukan sosok lelaki seperti ayahnya yang akan melindungi dan menyayangi dirinya.
 
Ciri-ciri :
Ciri-ciri orang dengan kepribadian “Cinderella” biasanya dipenuhi dengan rasa rendah diri dan cenderung introvert dan mudah merasa bersalah yang amat mendalam jika terjadi sedikit kesalahan dilakukannya, namun sangat mudah terbuka dengan seorang yang dianggapnya sebagai sahabat (baca: peri baik hati) dan pria yang dirasa cukup tampan baginya.
 
• Istilah sindrom Cinderella Complex menggambarkan sebuah ketakutan tersembunyi pada perempuan untuk mandiri. Karena yang ada dalam pikiran mereka adalah keinginan untuk selalu diselamatkan, dilindungi, dan tentunya disayangi oleh “sang pangeran”.
 
• Dalam keseharian, “penyakit psikologis” ini biasa disebut dengan Syndrom Umur 20, Syndrom Umur 21, Syndrom Umur 22, Syndrom Umur 23, dan seterusnya sepanjang si perempuan itu addicted dengan khayalan akan bertemu dengan pangeran impiannya sebagaimana yang terjadi di dalam dongeng Cinderella.
 
Penyebab :
Formulasi dari model sugesti Cinderella ini akan membentuk kepribadian: “Aku memang gadis buruk rupa, hidupku penuh penderitaan sehingga aku harus membatasi pergaulanku supaya tidak dihina dan diejek bahkan aku harus memenuhi setiap permintaan (baca: perintah ) dari orang-orang di lingkunganku. Namun aku yakin suatu hari akan datang keajaiban cinta (baca: Pria tampan) yang merengkuhku.” 
 
. Snow White Complex
 
 
Tentang Snow White :
Snow White digambarkan sebagai sosok puteri raja sejati. Ia dicemburui oleh ibu tirinya karena kecantikannya sehingga ibu tirinya berniat untuk membunuhnya agar kecantikan sang ratu tak terkalahkan. Snow White berhasil melarikan diri kedalam hutan dan akhirnya tinggal bersama 7 kurcaci sebelum akhirnya dia diracun apel beracun oleh sang ratu yang mengetahui keberadaannya. Snow White yang dikira mati oleh para kurcaci ditempatkan didalam peti kaca dan Pangeran idamannya datang menciumnya dan membangikitkan lagi dari kematian sementaranya itu.
 
Formulasi dari model sugesti Snow White ini akan membentuk kepribadian:
“Sejatinya aku adalah berkelas ningrat oleh sebab itu lingkup sosial di sekitarku HARUS melayaniku, terlebih lagi karena AKU CANTIK, buktinya BANYAK YANG MEMUJI DAN MENGAGUMI KECANTIKANKU sehingga sudah sewajarnya aku memperoleh pelayanan tingkat kerajaan dari lingkunganku. 
Namun aku pun tahu bahwa di luar sana terdapat pula NINGRAT LAIN YANG CANTIK DAN BERNIAT BERSAING DENGANKU MAKA AKU HARUS TAMPIL SECANTIK-CANTIKNYA, SEHABIS-HABISNYA. LAYAKNYA SEORANG NINGRAT, ADALAH TIDAK BOLEH MENGALAMI KESULITAN APAPUN, SEHINGGA JIKA ADA KESULITAN MENIMPA DIRIKU PELAYAN-PELAYAN DAN PENGAWAL-PENGAWALKULAH YANG HARUS MENYELESAIKANNYA 
(di sini dia mengangggap lingkungan sosialnya sebagai pelayan, pengawal dan kurcaci).”
 
Ciri-ciri :
Ciri-ciri orang dengan kepribadian “Snow White” biasanya kehidupanya diwarnai dengan permintaan tolong walaupun untuk sekedar melakukan hal yang amat sangat mudah dan dia cenderung berdandan extra menor hanya untuk sekedar acara-acara non-formal. Jika mengalami kesulitan dan orang di sekitarnya tidak dapat membantu maka penyakit-penyakit psikosomatis yang tidak dapat didiagnose oleh ilmu kedokteranpun muncul.
 
. SLeeping Beauty Syndrom
 
 
Sleeping Beauty Syndrome di sebut juga sebagai Sindrom Kleine-Levin (KLS) , yaitu,  penyakit syaraf yang langka dimana penderita tidak bisa mengontrol rasa kantuknya. Penderita bisa tertidur selama berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan bisa berbulan-bulan, tergantung pada berapa lama penyakit itu muncul/kambuh. 
 
Penderita bisa bangun hanya untuk makan atau pergi ke kamar mandi. Penderita bisa dibangunkan oleh orang lain, tetapi penderita selalu mengeluh merasa capek dan letih. Ketika penderita bangun penderita bertingkah seperti anak kecil karena sebagian memorinya ingatannya terhapus pada saat penderita tertidur, banyaknya ingatan yang terhapus tergantung dari seberapa lama penderita tidur. Dan penderita sensitif terhadap suara dan cahaya ketika bangun. Penyakit ini kambuh tanpa peringatan. Sebagian penelitian di Amerika Serikat mempercayai penyebab penyakit KLS adalah mutasi gen atau DNA yang dibawa oleh orang tua penderita. Tetapi penyebab pasti KLS masih belum diketahui.
 
Para ahli belum dapat mengungkap penyebab kelainan ini, meski penyakit ini diduga berkaitan dengan gangguan fungsi hipotalamus, bagian otak yang mengatur selera makan dan tidur. Kelainan ini lebih banyak dialami pria ketimbang wanita dan biasanya dapat hilang ketika menginjak dewasa.
Belum ada pengobatan definitif untuk penyakit kleine-levin syndrome, tetapi ada dokter yang memberikan obat stimulan pada pasien agar tetap terjaga.
berita lengkapnya : berita
 
. Mermaid Syndrom
 
 
Sirenomelia, atau “sindrom duyung” sangat jarang dan biasanya mematikan malformasi hasil di fusi anggota tubuh bagian bawah janin. Disebabkan oleh afailure vaskuler normal (darah) pasokan dari aorta yang lebih rendah daripada tekanan di rahim, si anak ditemukan memiliki kaki yang menyerupai ekor ikan.
 
ada variasi: Kadang-kadang ada femur tunggal; kaki menyatu Kadang-kadang ada kaki, kadang-kadang tidak ada. Hampir selalu rotasi kaki dan lutut adalah terbalik, dengan telapak kaki dan daerah poplitea menghadap ke depan. Pada dasarnya, kaki menyerupai sirip “” dari ekor “”.
 
Selalu ada cacat urogenital. Anak bisa lahir tanpa kandung kemih, sederhananya genitalia eksternal tidak ada, dan anus imperforata. Ada juga tulang belakang dan tulang punggung juga mengalami anomali. Kebanyakan bayi meninggal karena penyakit ini sebelum kelahiran atau dalam waktu 24-48 jam setelah dilahirkan karena komplikasi kandung kemih dan ginjal. Kondisi ini sedikit kemungkinan bertahan hidup, apalagi hidup normal.
 
cacat ini adalah “sporadis”, terjadi pada 60.000 sampai 100.000 kelahiran hidup, pada dasarnya hampir sama sebagai kembar siam langka. Sirenomelia juga lebih sering terjadi pada bayi laki-laki.

 
. Alice In Wonderland Syndrome


Tentang Alice :
Alice adalah seroang gadis yang secara tak sengaja jatuh kelubang kelinci dan menemukan adanya dunia lain di bawah sana. Kemudian ia pun melakukan petualangan yang tidak biasa dalam dunia yang beda tersebut.
 
Pengertian :
 

Sindrom Alice di Wonderland atau mikropsia adalah keadaan disorientasi saraf yang mempengaruhi persepsi penglihatan pada manusia.

Penderita sindrom ini merasa melihat rekannya, bagian tubuh dari manusia, hewan, objek tak bergerak menjadi lebih kecil dari kenyataan. Secara umum, objek yang dipersepsi muncul sangat jauh atau sangat dekat pada waktu bersamaan. Misalnya, seorang penderita melihat kucing peliharaannya menjadi sekecil tikus. Tanda ini disebut juga Penglihatan Lilliput atau Halusinasi Lilliput, yang istilahnya diambil dari orang-orang pendek pada Gulliver’s Travels oleh Jonathan Swift. tanda ini hanya berpengaruh pada persepsi saja, tidak pada mekanika mata. Persepsi dipengaruhi oleh interpretasi otak terhadap informasi yang didapat dari mata.

Sindrom ini berhubungan dengan sakit kepala migrain. Sindrom Alice dapat merupakan gejala utama dari mononukleosis atau dapat menyebabkan epilepsi sebagian kompleks. dan akibat obat psikoaktif.

———————————————————————————————

 
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s